Tips Merawat Wajah agar Tetap Awet Muda


Penuaan dini selalu menjadi momok menakutkan bagi wanita. Secara medis, penuaan dini disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri dan sesuatu yang tidak dapat dihindari.

Wujud dari faktor internal adalah mudah stress saat memikirkan sesuatu dan kerja hormon dalam tubuh yang tidak berfungsi dengan baik. Sedangkan, faktor eksternal berupa radikal bebas, sinar ultraviolet, dan kelembapan udara yang tidak stabil.

Kedua faktor ini sangat berdampak negatif jika tidak ditangani dengan baik. Misalnya, sinar ultraviolet dapat membakar wajah sehingga membuat wajah kusam dan gelap.

Kunci agar awet muda sebenarnya sangat sederhana, salah satunya menghindari faktor-faktor yang memciu kulit lebih cepat keriput dan tampak tua seperti stress dan pola hidup tidak sehat.

Selain itu, merawat dan menjaga kulit agar tetap awet muda dengan perawatan rutin.

Berikut tips-tips agar tetap awet muda.

1. Lakukan scrubbing wajah agar sel-sel kulit mati dalam kulit hilang. Penggunaan scrubb dapat dilakukan minimal 1 hingga 2 bulan sekali.

2. Terapkan perawatan harian wajah dengan teratur, seperti membersihkan wajah setelah beraktivitas.

3. Mulailah perawatan antiaging untuk wajah sejak dini. Perawatan tersebut bisa dimulai sejak usia 20-an. Lengkapi ritual harian ini dengan perawatan serum, krim malam, dan krim mata.

Pilihlah produk antiaging yang ditujukan berdasarkan usia seperti antiaging untuk usia 20-an dipakai untuk yang berumur 20-an atau lebih.

Begitu pula dengan antiaging yang diperuntukkan khusus untuk suai setelah 30-an, 40-an, dan seterusnya. Kandungan yang terdapat di dalamnya bertujuan untuk mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan dan menjaga proses metabolism sel kulit agar tetap stabil.

4. Terapkan pola makan dan gaya hidup sehat. Mengonsumsi buah dan sayuran biasakan setiap hari meskipun hanya 5 potong. Nutrisi dalam buah dan sayur bermanfaat untuk meningkatkan kekencangan kulit karena mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan serat.

5. Perbanyaklah minum air putih karena dapat menetralkan zat beracun dalam tubuh dan dikeluarkan bersama urin. Sebaiknya meminum satu gelas besar air putih setelah bangun tidur pada pagi hari sebelum melakukan aktivitas.

6. Aktif berolahraga untuk melancarkan peredaran darah sehingga dapat menjaga kesehatan dan kecantikan wajah. Lakukan olahraga, minimal jogging atau lari pagi selama 10-15 menit di sektira tempat tinggal.

7. Berhenti merokok. Rokok sangat memengaruhi elastisitas kulit sehingga akan cepat terlihat lebih tua. Fungsi tidur adalah untuk memperbaiki sel tubuh yang sudah mati karena beraktivitas seharian.

Menurut kesehatan, tidur yang baik adalah selama 7 hingga 8 jam. Tidur tidak boleh lebih dari pukul 23.00. Pada saat tidur, pastikan semua lampu dalam kondisi mati.

Tidur dalam keadaan gelap dapat menghasilkan hormon melatonin yang berguna untuk pertahanan tubuh dan menjaga tubuh dari kerusakan.

5 Cara Membuat Scrub Wajah Secara Alami


Komedo dan wajah kusam adalah salah satu masalah kulit yang muncul akibat menumpuknya sel-sel kulit mati. Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan scrubbing. Hal ini bermanfaat mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan permukaan kulit.

Jika mempunyai waktu senggang, cobalah meracik bahan scrub sendiri di rumah. Tentu saja, selain berhemat, scrub dengan bahan-bahan alami lebih aman karena bebas dari bahan kimia.

Mengeksploaitasi kulit dari sel kulit mati secara rutin harus dilakukan karena melakukan srubbing kulit secara teratur akan  membuat kulit selalu lembut, segar, dan bersih. Berikut beberapa scrub alami yang bisa dicoba. Siapa tahu dapat menghemat pengeluaran.

1. Olive dan Gula
Gula pasir merupakan bahan utama scrub yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati serta menjadikan kulit tampak bercahaya. Gabungan gula dan olive oil dapat membersihkan dan mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati pada kulit serta melembapkan kulit.

Campurkan 2 sendok teh olive oil dan 2 sendok teh gula ke dalam wadah hingga rata. Lalu, oleskan pada wajah dan pijatlah dengan lembut. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas hingga bersih.

2. Kopi Bubuk dan Gula
Kandungan kafein pada kopi dapat menghilangkan lemak di bawah permukaan kulit. Campurkan segenggam kopi bubuk dengan 2 sendok the gula.

Tuangkan sedikit air hangat dan diamkan selama beberapa jam. Oleskan scrub kopi merata pada wajah, diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas hingga bersih.

3. Madu dan Gula
Madu mengandung vitamin C, asam amino, magnesium, dan zat antiseptik yang bisa menghancurkan bakteri dan mencegah infeksi dibawah kulit serta dapat membantu mengempiskan jerawat.

Campurlah 2 sendok teh madu dan 2 sendok teh gula. Aplikasikan pada wajah dengan gerakan memutar. Diamkan selama 15-20 menit, lalu bilas hingga bersih.

4. Stroberi dan Madu
Campuran stroberi dan madu dapat mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh bahaya sinar matahari dan radikal bebas. Campurlah stroberi yang telah dihaluskan dengan 2 sendok teh madu, lalu aduklah hingga rata.

Oleskan dan pijat melingkar dengan lembut pada seluruh permukaan wajah. Diamkan selama 20 menit, lalu bilas hingga bersih.

5. Wortel dan Apel
Ampas jus wortel dan apel yang biasa dibuat jangan dibuang karena ampas jus wortel dan apel bisa dijadikan scrub alami bagi kulit.

Oleskan ampas wortel dan apel kemudian gosok dan pijat lembut agar scrub meresap pad akulit. Diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas.

Rawatlah Wajah Seseuai Jenis Kulit


Berbeda jenis kulit berbeda pula perawatannya. Kita sebaiknya mengetahui jenis kulit sendiri sehingga mudah menentukan langkah apa yang harus diambil untuk membuat wajah terlihat cantik dan mendapatkan hasil riasan maksimal.

Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan tentang jenis kulit wajah. Jika sudah mengetahui jenis kulit, berikutnya adalah langkah melakukan perawatan wajah sesuai dengan tipe dan jenis kulit wajah.

Jenis Kulit Wajah Normal
Merawat kulit normal tidak akan mengalami banyak kesulitan karena kondisi kulit normal cocok menggunakan semua bahan kosmetik. Akan tetapi, jika sudah menemukan produk kosmetik yang cocok sebaiknya jangan berpindah kosmetik lain karena jika sudah mendapatkan kosmetik yang sesuai, kulit harus beradabtasi lagi dengan kosmetik baru. 

Berikut beberapa perawatan untuk kulit normal.

1. Sebaiknya cucilah muka sebanyak dua kali sehari. Bersihkan setiap pagi dan sore menggunakan pembersih wajah untuk menghilangkan kotoran dan minyak yang menempel selama beraktivitas.

Oleskan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit. Gunakan produk pembersih, penyegar, dan pelembab untuk kulit normal. Saat akan beraktivitas di bawah matahari jangan lupa gunakan tabir surya dengan SPF (Sun Protection Factor) 30.

2. Gunakan krim mata agar mata tetap sehat dan tampak cerah.

3. Oleskan selalu krim malam yang berguna untuk memperbaiki dan menutrisi kulit pada malam hari.

4. Gunakan masker wajah terutama yang alami, seperti buah dan sayuran selama seminggu sekali.

5. Konsumsi buah dan sayuran yang banyak mengandung air, dan biasakan selalu minum air putih minimal 8 gelas sehari.

6. Minum suplemen vitamin C dan E untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

Kulit Wajah Berminyak
Produksi kadar minyak pada wajah sebenarnya bermanfaat jika jumlahnya stabil. Namun, jika minyak yang dikeluarkan pori-pori berlebihan maka akan merugikan. Wajah akan terlihat mengkilap dan mengganggu penampilan.

Agar dapat mengurangi kadar minyak berlebih pada permukaan kulit, lakukan perawatan yang benar seperti berikut:

1. Bersihkan wajah minimal 2 kali sehari dengan menggunakan pembersih muka khusus untuk kulit berminyak. Gunakan kosmetik yang free oil atau berbahan dasar air untuk menekan jumlah kadar minyak pada wajah.

2. Gunakan pembersih dan penyegar wajah yang dibuat untuk menghilangkan minyak berlebihan. Hindari susu pembersih karena akan membuat kulit makin berminyak. Jangan mencuci muka terlalu sering karena akan memicu kulit makin berminyak.

3. Sediakan selalu kertas minyak untuk menghilangkan kilap di wajah dan riasan agar tidak mudah luntur.

4. Lakukan scrubbing sebanyak 3 kali dalam seminggu agar kadar minyak stabil kecuali pada saat wajah berjerawat untuk menghindari iritasi pada kulit.

Kulit Wajah Kering
Kulit wajah yang kering dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain, gaya hidup yang tidak sehat, perubahan cuaca ekstrem, atau faktor keturunan. Meskipun tidak jauh berbeda dengan kulit normal, kulit kering adalah kulit yang memiliki kelembapan yang kurang.

1. Bersihkan wajah 2 kali sehari menggunakan pembersih wajah khusus kulit kering. Hindari sabun antibakteri yang menyebabkan kulit lebih kering. Hindari juga menggunakan pembersih wajah yang mengandung deterjen atau scrub karena dapat menimbulkan iritasi pada wajah.

2. Gunakan pelembap yang mengandung vitamin E setiap hari agar kulit lebih lembut dan mencegah penuaan dini.

3. Pakailah masker wajah alami, seperti minyak zaitun, avokad, atau madu.

4. Konsumsi air putih 8 gelas sehari untuk menjaga kelembapan kulit dan menghindari kulit keriput.

Kulit Wajah Sensitif
Kulit wajah sensitif merupakan jenis kulit yang memiliki perawatan paling sulit. Perawatan kulit sensitif tidak bisa sembarangan karena rata-rata produk perawatan wajah dapat menyebabkan dampak negatif pada kulit sensitif.

Kulit sensitif adalah kulit yang bereaksi dengan cepat terhadap pembersih wajah tertentu, rias wajah, perubahan suhu, kondisi lingkungan, dan bahan kimia.

Dampak negatif yang muncul pada kulit akan terlihat memerah, berjerawat, bahkan mengalami iritasi. Hal ini tentu saja membuat beberapa wanita tidak percaya diri dan merusak penampilan. Akan tetapi, bukan tidak memiliki solusi.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan sebelum menggunakan kosmetik.

1. Lakukan uji elergi terlebih dahulu sebelum menggunakan kosmetik untuk mengetahui alergi atau tidak terhadap produk tersebut.

2. Jangan terlalu sering mengganti kosmetik perawatan.

3. Hindari dengan kontak matahari langsung. Gunakan tabir surya pada wajah sebelum keluar rumah. Sebaiknya gunakan tabir surya yang mengandung titanium dioxide atau zinc untuk mencegah iritasi kulit akibat kontak langsung dengan sinar matahari.

4. Cucilah wajah secara teratur. Basuhlah wajah dengan air bersuhu normal (bukan air hangat atau dingin) untuk mengurangi iritasi.

5. Menghindari produk wajah yang mengandung fragrance atau parfum, utamakan yang hypoallergenic.

6. Gunakan pembersih wajah yang tidak mengandung sabun (soap free) dan lembut (mild). Hindari pembersih wajah yang mengandung zat eksfoliasi. Khusus kulit berminyak, gunakan pembersih yang mengandung salicylic acid untuk membuka pori-pori yang tersumbat.

7. Sebagai alternatif, cobalah gunakan produk yang mengandung bahan-bahan herbal alami, seperti lidah buaya, chamomile, dan madu yang berfungsi sebagai antiiritasi.

8. Jangan menggunakan toner atau penyegar wajah yang mengandung alkohol. Pilihlah toner yang memiliki kandungan witch hazel atau lavender.

Kulit Wajah Kombinasi
Wanita yang mempunyai jenis kulit kombinasi sering kali menemukan kesulitan merawat wajah karena kulit kombinasi merupakan gabungan dari kulit kering dan berminyak.

Kulit kombinasi adalah kulit yang berminyak pada bagian-bagian tertentu, seperti hidung, dagu, dan dahi, tapi di bagian lain, seperti pipi dan mata terasa kering sehingga perawatan harus disesuaikan dengan wilayah kulit tersebut.

1. Bersihkan wajah secara rutin sebanyak 2 kali sehari menggunakan pembersih yang bebas sabun dan khusus untuk kulit kombinasi. Bersihkan area T lebih sering karena area T lebih berminyak dan dapat menyebabkan jerawat serta komedo.

2. Gunakan pembersih khusus wajah yang berbahan dasar air atau pembersih berbusa lembut. Jangan menggunakan pembersih berbentuk sabun padat karena dapat menyumbat pori-pori.

Pilihlah produk yang memiliki kandungan asam salisilat untuk daerah T yang berguna untuk mengecilkan pori-pori kulit.

3. Gunakan Toner pada daerah kulit yang berminyak untuk mengurangi kelebihan minyak dan pelembap di daerah yang kering. Pelembap akan meningkatkan minyak ke permukaan kulit. Gunakan produk yang mengandung Alpha hydroxyl acids yang akan membantu menghilangkan sel-sel kulit mati.

Kulit kombinasi memerlukan pelembap yang memiliki kandungan bebas minyak untuk menghidrasi kulit kering tanpa membuat kulit makin berminyak.

4. Gunakan riasan yang menyerap minyak di daerah T (dahi, hidung dan dagu) untuk menekan minyak berlebih di daerah tersebut. Selalu disiapkan kertas minyak untuk menyerap minyak berlebih pada wajah, khususnya di daerah T.

5. Rutin memakai masker seminggu sekali untuk membantu mengangkat kotoran yang menempel di kulit. Kulit kombinasi sebaiknya menggunakan masker alami yang terdiri atas bahan-bahan seperti gel daun lidah buaya, mentimun, apel, dan lemon.

Cara Mencegah Warna Kulit Tidak Merata


Memiliki warna kulit wajah yang tidak merata sangat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Apalagi kulit wajah yang tidak merata sering kali dianggap panu.

Dalam bahasa medis disebut pitriasis alba, yakni warna kulit wajah yang tidak merata karena jamur.

Penyebabnya adalah terlalu sering terpapar sinar matahari dalam jangka waktu lama sehingga kulit wajah menjadi kering. Kulit wajah yang sangat kering kering tersebut akan menyebabkan jamur dan memunculkan warna kulit wajah tidak merata.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan kulit wajah yang belang seperti kondisi tersebut, yakni:

1. Hindari Paparan Sinar Matahari Secara Langsung
Gunakan juga krim pelindung kulit wajah (sunblock atau krim perawatan wajah) yang sesuai dengan jenis kulit.

Sunblock sangat penting untuk mencegah warna kulit wajah yang tidak merata akibat paparan sinar matahari.

2. Jangan Menggunakan Kosmetik Terlalu Tebal
Minimalkan penggunaan kosmetik yang terlalu tebal terutama pada siang hari. Penggunaan kosmetik berlebihan membuat pori-pori wajah menjadi tertutup dan menimbulkan jamur pitriasis alba, juga membuat kulit wajah kering, kusam, serta berjerawat.

3. Menjaga Kebersihan Wajah
Rutin mebersihkan wajah sebanyak 2 kali sehari. Gunakanlah sabun wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan keringkan dengan handuk yang lembut dan higenis.

Biasakan membersihkan wajah setelah beraktivitas agar kotoran tidak terlanjur menumpuk dan membuat wajah terlihat kusam.

4. Gunakanlah Krim Perawatan Wajah yang Tepat
Sebelum beraktivitas, baik pagi hari atau siang hari, sebaiknya gunakan krim wajah yang menggunakan tabir surya untuk melindungi wajah dari sengatan matahari.

Pada malam hari sebelum tidur, bersihkan wajah dan gunakan krim malam untuk menutrisi dan meregenerasi sel-sel kulit mati. Usahakan melakukan hal ini secara rutin setiap hari.

5. Pakailah masker yang sesuai untuk kulit wajah.
Setiap satu atau dua minggu sekali, sempatkan menggunakan masker yang memang diperuntukkan untuk kulit wajah yang tidak merata seperti masker pepaya, mentimun, dan bengkoang agar keseimbangan kelembapan kulit wajah terjaga.

Langkah-Langkah Melakukan Facial di Rumah


Sebagian besar wanita melakukan perawatan facial di salon. Akan tetapi, sebenarnya facial bisa dilakukan sendiri di rumah. Selain hemat biaya, persiapannya juga tidak sulit, cocok untuk semua jenis kulit baik berminyak, kering, atau kombinasi. Kita juga dapat mengatur waktu sendiri.

Cukup luangkan waktu sekitar 25-30 menit. Fungsi utama facial adalah membersihkan dan menyegarkan kulit. Proses facial terdiri atas pembersih wajah, penyegaran, pemijatan, pengelupasan, penguapan, pemakaian masker, dan penyegaran, serta proses pelembapan wajah.

Berikut persiapan dan langkah-langkah facial untuk wajah sendiri yang dapat dilakukan di rumah.

1. Persiapan
Siapkan segala sesuatu yang dibutuhkan seperti: sabun wajah, toner, peeling cream atau scrub, massage cream, masker (buatan atau instan), moisturizer (pelembap), dan semua itu harus sesuai dengan jenis kulit wajah kita.

Alat-alat yang diperlukan: bandana atau penutup kepala (untuk melindungi rambut agar tidak terurai ke wajah), kapas, handuk lembut, mangkuk besar, air hangat, kuas khusus wajah yang lembut, handuk lembut, kapas, dan air hangat.

2. Pembersihan Wajah
Bersihkan wajah dengan menggunakan air dingin. Tujuannya sebagai langkah awal untuk mengangkat kotoran di wajah. Kemudian bersihkan wajah dengan sabun wajah yang sesuai dengan jenis kulit.

3. Pengelupasan
Proses ini bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Oleskan scrub atau feeling cream pada wajah dan leher dengan merata. Pijat lembut wajah kita dengan gerakan melingkar agar sel kulit mati dan kotoran terangkat.

Hindari area bibir dan mata. Lakukan hal ini dengan perlahan lebih kurang 15 menit. Diamkan hingga mengering. Bersihkan dengan handuk hangat hingga bersih.

4. Pemijatan atau Proses Relaksasi
Tujuan proses ini untuk merelaksasikan wajah agar peredaran darah di wajah menjadi lancar. Lakukan pemijatan lembut secara perlahan pada wajah menggunakan massage cream. Kemudian basuhlah dengan handuk hangat.

5. Penguapan
Kompreslah wajah menggunakan air hangat. Gunakan handuk kecil lembut yang sudah dicelupkan terlebih dahulu ke air hangat, lalu tempelkan pada wajah. Hal ini bertujuan untuk membuka pori-pori pada wajah.

6. Pengencangan
Gunakan masker yang sesuai jenis kulit pada wajah. Oleskan dengan merata pada leher dan wajah menggunakan kuas khusus yang mempunyai bulu halus. Diamkan selama 10-15 menit.

Kemudian bersihkan wajah dan leher dengan air hangat-hangat kuku, setelah itu keringkan menggunakan handuk lembut. Hal ini bertujuan untuk mengencangkan dan menutrisi kulit wajah.

7. Penyegaran
Pada tahap ini dilakukan mendinginkan dan membersihkan kesegaran pada kulit wajah. Usapkan wajah dengan toner sesuai dengan jenis kulit.

8. Pelembap
Proses terakhir, dengan memberikan pelembap pada kulit. Hal ini dilakukan untuk menjaga kulit. Jika akan beraktivitas ke luar rumah, oleskan sunscreen gel dengan perlindungan SPF 30 untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari.

Sebaiknya jangan melakukan facial terlalu sering karena kulit akan mudah sensitive dan menjadi tipis. Lakukan facial sebulan sekali terutama jika wajah kita terlihat kusam dan banyak komedo.

Membuat Masker Wajah dengan Bahan Alami


Jika memiliki waktu senggang, manfaatkan dengan merawat kecantikan kulit. Salah satunya maskeran agar kulit wajah menjadi segar, halus, dan cerah. Aktivitas rutin sekolah, bekerja, dan kegiatan lain membuat kulit mudah terkena radikal bebas karena polusi, bahan kimia, dan iklim cuaca ekstrem.

Hal itu membuat kulit wajah menjadi kusam, berjerawat, komedo, dan memunculkan masalah kulit lain. Berikanlah sentuhan alami kulit dengan masker alami dari buah-buahan atau sayuran. Hasilnya memang tidak instan, tapi efek sampung yang ditimbulkan hampir tidak ada (kecuali jika kulit elergi pada bahan alami).

Semuanya murah dan mudah didapat. Inilah 5 pilihan bahan alami yang bisa dicoba.

1. Susu
Susu ternyata bukan hanya sehat untuk tubuh. Akan tetapi, juga bisa dijadikan masker alami. Kandungan yang bermanfaat di dalam susu dapat mengurangi bintik-bintik hitam wajah dan mencerahkan wajah.

Cara membuatnya pun mudah, yakni dengan menuangkan beberapa tetes susu pada handuk, kemudian oleskan pada wajah dengan lembut. Susu dapat menghilangkan sel-sel kulit mati yang menutup wajah secara berangsur.

2. Jeruk Nipis dan Putih Telur
Campuran jeruk nipis dan putih telur dapat mengencangkan wajah dan memperbaiki warna kulit. Gunakan campuran bahan alami ini pada wajah dengan merata.

Diamkan hingga mengering kira-kira 20-25 menit. Kemudian basuhlah wajah hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk wajah.

Hasilnya akan terlihat setelah rutin dilakukan, paling tidak seminggu sekali.

3. Tomat
Kandungan vitamin A, B1, dan C pada tomat dapat memutihkan dan mendinginkan kulit. Selain itu, tomat juga mengandung protein, belerang, zat besi, dan fosfor. Zat aktif pencerah kulit dalam tomat membuat banyak kosmetik yang beredar di pasaran memakai akstrak tomat sebagai bahan utamanya.

Cara pemakaiannya pun sederhana. Parutlah tomat berukuran besar. Tambahkan 2-3 tetes air mawar atau perasan jeruk nipis, lalu aduklah hingga rata. Oleskan pada wajah dan leher dengan kuas, diamkan 15-20 menit, lalu bilas hingga bersih. Lakukan cara ini dengan rutin seminggu sekali untuk hasil yang memuaskan.

4. Pepaya
Pepaya memiliki kandungan vitamin A dan C serta enzim papain yang dapat memutihkan, meremajakan kulit, mengangkat sel-sel kulit mati, dan mencegah kerutan. Papaya sangat cocok digunakan untuk semua jenis kulit dan ampuh mengatasi jerawat dengan cara mengempeskannya.

Cara membuat masker papaya, yakni dengan mencampur dan menghaluskan satu sendok papaya hijau atau setengah matang dengan satu sendok pepaya yang sudah matang. Balurkan pada wajah hingga merata dan biarkan selama 15 menit, lalu bilas. Untuk hasil optimal gunakan setiap hari atau seminggu sekali.

5. Kentang
Kentang memiliki banyak kandungan bermanfaat seperti potassium, zat besi, karbohidrat, vitamin B, serta vitamin A dan C yang dibutuhkan untuk memutihkan kulit. Selain itu, zat antioksidan di dalam kentang dapat menangkal radikal bebas dan memperlambat penuaan dini.

Cara memakai masker kentang, yakni dengan memarut satu buah kentang lalu menambahkan satu sendok teh madu. Oleskan pada wajah dan leher, diamkan selama 20-25 menit, lalu bilas dengan air.

Cara tepat Membersihkan wajah


Apakah kita rajin merawat kebersihan muka? Jika iya, sebaiknya perhatikan cara kita melakukannya, sudah tepat atau belum? Mulai dari sabun wajah, milk cleanser, hingga toner. Membersihkan wajah sepertinya sesuatu yang sangat mudah. Akan tetapi, jika kamu salah melakukannya, bukannya membersihkan wajah, tapi justru membuat wajah menjadi bermasalah.

1. Telitilah terlebih dahulu produk pembersih wajah. Sesuaikan dengan jenis kulit wajah apakah normal, kering, berminyak, sensitif atau kombinasi karena setiap pembersih wajah memiliki kandungan yang berbeda untuk setiap jenis kulit.

Selain itu, teilitilah membaca kemasan untuk menghindari kulit dari elergi atau muncul jerawat saat memakai pembersih wajah yang tidak tepat. Pembersih yang baik dan tepat adalah jika setelah dipakai tidak menimbulkan rasa perih dan kering pada wajah.

2. Sebelum membersihkan wajah, sebaiknya kucirlah rambut ke belakang atau gunakan bandana agar tidak jatuh saat mencuci wajah.

3. Awalilah dengan mencuci tangan sebelum membersihkan wajah. Hal ini bertujuan agar tangan bebas dari bakteri yang dapat berpindah ke wajah jika tangan tidak dicuci terlebih dahulu.

4. Bersihkan wajah terlebih dahulu dengan pembersih riasan (make up remover) untuk mengangkat riasan agar pori-pori tidak tersumbat. Kemudian, cucilah wajah dengan pembersih wajah sesuai jenis kulit agar mendapat hasil maksimal dalam membersihkan wajah dari kotoran yang masih tersisa.

5. Membersihkan wajah dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit agar kotoran dan debu dapat terangkat saat mencuci wajah. Kemudian basahi telapak tangan dengan air, ambil sedikit facial foam, gosoklah hingga berbusa. Usapkan pada wajah hingga leher dengan gerakan memutar sambil dipijat perlahan untuk mengeluarkan sisa kotoran pada wajah sekaligus untuk memperlancar peredaran darah.

6. Bilaslah wajah dengan air dingin hingga bersih. Air dingin berguna untuk menutup pori-pori kulit.

7. Jika sudah bersih dan tidak ada sabun yang tersisa, basuhlah wajah dan leher dengan handuk halus dengan cara menepuknya perlahan. Jangan terlalu keras dan kasar karena dapat membuat kulit menjadi kering dan lecet.

8. Pada tahap akhir, gunakan toner untuk menyegarkan wajah setelah proses pembersihan. Toner berfungsi untuk mengurangi minyak berlebih pada wajah. Untuk kulit kering hindari pemakaian toner karena akan membuat kulit makin kering atau gunakan toner  khusus untuk kulit kering.

9. Setelah toner meresap di wajah, gunakan night cream atau serum untuk membantu regenerasi dan nutrisi pada kulit wajah di malam hari.

Cara Ampuh Mengencangkan Kulit Wajah


Biasanya para wanita akan khawatir dan stress saat wajah mulai memiliki k erutan, kendur dan  muncul flek-flek hitam. Wanita yang memiliki kulit wajah keriput dn kendur akan terlihat lebih tua dari umurnya. Oleh karena itu, sebaiknya rutin merawat kebersihan dan kesehatan kulit wajah agar wajah makin cantik berseri dan terlihat kencang. Berikut tips-tips perawatan yang dapat dilakukan di rumah tanpa harus pergi ke salon dan klinik kecantikan atau dokter.

1. Menggunakan masker alami dari putih telur kampong dan madu yang dicampur menjadi satu setiap seminggu sekali. Berkhasiat untuk mengencangkan kulit wajah. Selain itu, dapat juga menggunakan masker tomat yang mengandung zat antioksidan untuk menangkal radikal bebas akibat efek buruk polusi, rokok, dan sinar ultra violet. Selain itu, juga bisa mengoleskan masker antiaging yang mengandung hyaluronic acid, yaitu zat yang membantu melembapkan dan menjaga kelenturan kulit.

2. Berolahraga secara teratur agar kulit tidak lekas mengendur. Untuk mendapatkan hasil maksimal, oleskan firming lotion di bagian tubuh yang mulai mengendur.

3. Rajin mengonsumsi air putih setiap hari. Minumlah air putih sebanyak 2 liter per hari agar kelembapan wajah terjaga. Cara ini menjadi perawatan antiaging alami.

4. Memijat wajah saat mandi menggunakan pijat mandi dapat membantu melancarkan peredaran darah dan meregenerasi kulit.

5. berisitrahat yang cukup. Tidur yang berkualitas mencegah kulit menjadi kusam dan lelah. Disarankan membersihkan wajah dari gangguan kosmetik untuk mengangkat kotoran dan debu yang menempel dan menyumbat pori-pori.

6. Konsumsi suplemen vitamin E setiap hari. Efeknya sangat terasa pada kulit wajah dan tubuh untuk mencegah penuaan pada kulit.

7. Mengawali pagi hari dengan serum antikeriput kemudian dilanjutkan dengan day cream yang mengandung tabir surya dengan SPF 15 atau 20. Pada malam hari, gunakan krim malam yang menutrisi dan meregenerasi sel-sel kulit mati serta mengandung zat antiaging.

Kulit yang beregenerasi dengan baik akan meningkatkan keelastisitasan kulit. Lakukan ritual ini setiap hari secara rutin agar kulti terlihat segar dan terhindar dari penuaan dini.

Wanita Wajib Tahu! Begini Tips Memilih Produk Perawatan Bibir


Siapa yang tidak mau memiliki bibir indah dan sehat? Hal utama yang perlu dilakukan agar bibir tetap terlihat cantik dan tidak kering adalah dengan melakukan perawatan bibir secara teratur.

Keinginan memiliki bibir indah dan sehat membuat produk perawatan bibir digandrungi para wanita.

Banyaknya produk perawatan bibir di toko kosmetik membuat wanita harus mengetahui cara memilih produk perawatan bibir yang aman.

Sebaiknya kita menggunakan produk perawatan bibir yang tidak mengandung bahan petrokimia, alkohol, dan gilserin.

Bahan-bahan tersebut mengurangi kelembutan dan kehalusan bibir. Lipstik yang mengandung bahan-bahan alami seperti aloevera, vitamin E, dan jojoba sangat baik untuk kesehatan bibir.

Sebaiknya, saat kita memilih produk perawatan bibir lakukan uji sensivitas terhadap kulit. Uji produk bisa dilakukan dengan mengoleskan produk di tangan, lalu menunggu beberapa saat.

Jika kulit terasa gatal atau terbakar maka hentikan pemakaian.

Jika kulit tidak menunjukkan reaksi apa-apa, kita dapat menggunakan produk tersebut. Itulah tips sederhana memilih produk perawatan bibir yang aman dan sesuai dengan bibir.

Kenali Menstruasi dan Siklusnya


Menstruasi merupakan perubahan fisiologis yang terjadi pada wanita secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi. Siklus ini merupakan siklus bulanan yang alamiah terjadi untuk wanita yang sehat.

Proses menstruasi yang terjadi ditandai dengan luruhnya dinding rahim (endometrium) yang diikuti dengan pendarahan. Pada umumnya proses ini tidak terjadi pada ibu hamil.

Jika terjadi menstruasi artinya rahim telah siap untuk dibuahi. Darah menstruasi mengalir dari rahim melalui lubang kecil di leher rahim dan keluar dari tubuh melalui organ intim.

Siklus menstruasi bervariasi untuk setiap wanita. Hampir 90% wanita memiliki siklus haid 25-35 hari dan sekitar 10-15% wanita memiliki siklus haid 28 hari. Sebuah siklus haid dihitung dari hari pertama untuk hari pertama periode berikutnya. Siklus dapat berkisar dari 21 hingga 35 hari pada orang dewasa dan dari 21 hingga 45 hari pada remaja awal.

Akan tetapi, beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur dan dapat menjadi indikasi adanya masalah kesuburan.

Jumlah darah haid normal yang keluar berkisar antara 20-80 cc. Jika dihitung dari pemakaian pembalut rata-rata maka sekitar 3 hingga 4 kali berganti pembalut perhari.

Menstruasi merupakan siklus yang berulang-ulang pada organ reproduksi wanita. Menstruasi normal berlangsung selama 3 hingga 7 hari. Siklus menstruasi menyiapkan bahan kimia tubuh alami yang penting untuk membuat tubuh sehat yakni hormone.

Naik turunnya kadar hormon selama satu bulan mengontrol siklus menstruasi. Sebagian wanita mengalami haid lebih awal pada usia 8 tahun dan lebih lambat pada usia 18 tahun. Sekitar usia 40-50 tahun, haid berhenti yang dikenal dengan masa menopause.

PERAWATAN WAJAH